Environmental, Social, and Governance (ESG): Paradigma Tata Kelola Bisnis Berkelanjutan Pendahuluan Dalam dekade terakhir, dunia bisnis telah menyaksikan pergeseran paradigma yang fundamental. Investor, konsumen, dan regulator tidak lagi hanya menilai perusahaan dari kinerja finansialnya. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola dari aktivitas bisnis. Di sinilah konsep ESG memainkan peran sentral. ESG adalah kerangka kerja yang mengukur keberlanjutan dan dampak etis dari suatu investasi dalam suatu perusahaan . Seperti yang dinyatakan oleh Sergio Mujica, Sekretaris Jenderal...
Core Humanitarian Standard: Standar Global untuk Kualitas dan Akuntabilitas Kemanusiaan Pendahuluan Dalam dunia yang dilanda krisis kemanusiaan—konflik bersenjata, bencana alam, dan situasi darurat kompleks—pertanyaan mendasar yang sering muncul adalah: bagaimana memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar berkualitas, tepat sasaran, dan menghormati hak serta martabat para penerima manfaat? Core Humanitarian Standard on Quality and Accountability (CHS) lahir untuk menjawab pertanyaan tersebut. Diluncurkan pada tahun 2014 dan diperbarui pada tahun 2024, CHS adalah standar global terukur yang menetapkan sembilan komitmen kepada masyarakat dan komunitas yang terkena...
Lembaga Kesejahteraan Sosial: Landasan, Regulasi, dan Peran dalam Masyarakat Pendahuluan Kesejahteraan sosial merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Di Indonesia, upaya mewujudkan kesejahteraan sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat melalui berbagai lembaga sosial. Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) menjadi wadah bagi partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Perjalanan panjang pengaturan LKS di Indonesia dimulai...
Global Reporting Initiative (GRI): Standar Global untuk Pelaporan Keberlanjutan Pendahuluan Di tengah meningkatnya tuntutan publik dan pemangku kepentingan akan transparansi, organisasi tidak lagi hanya dinilai dari kinerja finansialnya. Masyarakat, investor, dan regulator menuntut pertanggungjawaban atas dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial dari aktivitas organisasi. Di sinilah pelaporan keberlanjutan memainkan peran krusial. Global Reporting Initiative (GRI) telah menjadi standar global yang paling banyak digunakan untuk pelaporan keberlanjutan . Seperti yang dinyatakan dalam situs resmi GRI: “GRI’s consistent, comparable and globally-applicable standards have...
