05 Mar

PROGRAM PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER)

PROGRAM PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER) Pengertian PROPER Gambar 1. Sejarah perjalanan PROPER. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup yang selanjutnya disebut PROPER yang dikembangkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) sejak tahun 1995 adalah evaluasi kinerja penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di bidang pengelolaan lingkungan hidup, yaitu segala bentuk aktivitas yang dapat menimbulkan perubahan terhadap rona lingkungan hidup serta menyebabkan dampak terhadap lingkungan hidup. PROPER merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan sesuai...

01 Dec

Sphere Handbook: Standar Minimum Global untuk Respons Kemanusiaan yang Bermartabat

Sphere Handbook: Standar Minimum Global untuk Respons Kemanusiaan yang Bermartabat Pendahuluan Bayangkan sebuah bencana besar terjadi—gempa bumi, tsunami, atau konflik bersenjata—dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal, akses air bersih, dan makanan. Di tengah kekacauan tersebut, bagaimana para pekerja kemanusiaan memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas, tepat sasaran, dan menghormati martabat para korban? Sphere Handbook lahir untuk menjawab pertanyaan ini. Sebagaimana dinyatakan dalam kata pengantar edisi 2018: “The Humanitarian Charter and Minimum Standards in Humanitarian Response will not stop humanitarian...

01 Dec

ISO 45001:2018: Standar Global Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

ISO 45001:2018: Standar Global Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pendahuluan Sejarah pengembangan standar SMK3 di dunia diawali dengan British Standard BS 8800:1996, yang kemudian memunculkan OHSAS 18001:1999 dan direvisi menjadi OHSAS 18001:2007 . OHSAS 18001 menjadi standar SMK3 paling populer yang diimplementasikan dan disertifikasi oleh lebih dari 150.000 organisasi di seluruh dunia . Namun, OHSAS 18001 bukanlah standar yang dikembangkan oleh ISO (International Organization for Standardization). Pada tahun 2013, ISO menginisiasi penyusunan standar internasional untuk SMK3 dan membentuk ISO Project Committee (PC) 283 untuk...

01 Dec

MDGs vs SDGs: Evolusi Paradigma Pembangunan Global

MDGs vs SDGs: Evolusi Paradigma Pembangunan Global Pendahuluan Pada bulan September 2000, 193 negara anggota PBB mengadopsi Deklarasi Milenium di Markas Besar PBB di New York. Dokumen bersejarah ini melahirkan Millennium Development Goals (MDGs)—delapan tujuan pembangunan yang harus dicapai pada tahun 2015. MDGs dirancang untuk mengatasi masalah kemiskinan global yang paling mendesak dengan pendekatan yang sederhana, terukur, dan terikat waktu. Seperti yang dijelaskan oleh Jan Vandemoortele, salah satu arsitek utama MDGs, tujuan utama...

01 Dec

ISO 26000:2010: Panduan Global untuk Tanggung Jawab Sosial Organisasi

ISO 26000:2010: Panduan Global untuk Tanggung Jawab Sosial Organisasi Pendahuluan Tanggung jawab sosial (social responsibility) bukan lagi sekadar wacana etis, melainkan telah menjadi ekspektasi fundamental bagi setiap organisasi di era modern. Masyarakat, konsumen, dan pemangku kepentingan semakin menuntut organisasi untuk tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan. Di sinilah ISO 26000:2010 memainkan peran penting. ISO 26000:2010—Guidance on Social Responsibility—adalah standar internasional yang memberikan panduan komprehensif tentang cara mengidentifikasi, mengintegrasikan, mengimplementasikan, dan mempromosikan perilaku yang bertanggung jawab secara...

01 Nov

Good Corporate Governance: Prinsip, Teori, dan Implementasi di Indonesia

Good Corporate Governance: Prinsip, Teori, dan Implementasi di Indonesia Pendahuluan Di era bisnis modern, perusahaan tidak lagi semata-mata berorientasi pada keuntungan pemegang saham. Tuntutan dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholders)—termasuk karyawan, kreditur, pemerintah, dan masyarakat—menuntut perusahaan untuk dikelola secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Di sinilah Good Corporate Governance (GCG) memainkan peran sentral. Seperti yang didefinisikan dalam berbagai literatur, GCG adalah seperangkat aturan yang mengatur hubungan antara pemegang saham, pengurus (pengelola) perusahaan, pihak kreditur, pemerintah, karyawan, serta para pemegang kepentingan internal dan eksternal lainnya yang berkaitan dengan...

01 Sep

Lembaga Wakaf: Landasan, Regulasi, dan Pengelolaan Aset Sosial Islam

Lembaga Wakaf: Landasan, Regulasi, dan Pengelolaan Aset Sosial Islam Pendahuluan Wakaf merupakan salah satu instrumen filantropi Islam yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial-ekonomi. Sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf (wakif) telah meninggal dunia, wakaf menjadi sarana bagi umat Islam untuk mengabdikan hartanya bagi kepentingan umum. Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim, “Apabila seorang manusia itu meninggal dunia, maka terputuslah amal perbuatannya kecuali dari tiga sumber, yaitu sedekah jariah (wakaf), ilmu pengetahuan yang bisa diambil manfaatnya, dan anak saleh yang mendoakannya” 

01 Aug

Lembaga Zakat: Landasan, Regulasi, dan Peran dalam Ekonomi Sosial Islam

Lembaga Zakat: Landasan, Regulasi, dan Peran dalam Ekonomi Sosial Islam Pendahuluan Zakat merupakan salah satu pilar fundamental dalam ajaran Islam yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial-ekonomi. Dalam perspektif hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim, zakat adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim sebagai bagian dari rukun Islam yang berfungsi membersihkan harta dan membantu golongan yang berhak menerima zakat (mustahik) . Kewajiban yang bersifat individual dan sosial ini tidak hanya mengandung dimensi spiritual, tetapi juga aspek ekonomi yang strategis dalam...

01 Jul

Organisasi Kemanusiaan: Landasan, Prinsip, dan Peran dalam Masyarakat Global

Organisasi Kemanusiaan: Landasan, Prinsip, dan Peran dalam Masyarakat Global Pendahuluan Dalam dunia yang dilanda konflik, bencana, dan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, organisasi kemanusiaan menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan dan perlindungan bagi mereka yang paling rentan. Sebagaimana didefinisikan dalam literatur akademis, kemanusiaan merujuk pada “tindakan, seperangkat cita-cita, profesi, atau gerakan yang dipandu oleh rasa welas asih dan dilandasi oleh etika kepedulian” . Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kehidupan dengan meringankan penderitaan dan menyelamatkan nyawa di masa krisis atau keadaan darurat 

01 Jun

Organisasi Nirlaba: Definisi, Teori, Prinsip, dan Landasan Hukum

Organisasi Nirlaba: Definisi, Teori, Prinsip, dan Landasan Hukum Pendahuluan Di tengah dominasi negara dan pasar, terdapat ruang publik yang diisi oleh organisasi-organisasi yang digerakkan bukan oleh kekuasaan negara maupun motif profit, melainkan oleh nilai-nilai solidaritas, kepedulian, dan misi sosial. Ruang inilah yang disebut sebagai sektor ketiga atau third sector, yang menjadi wadah bagi organisasi nirlaba (nonprofit organizations) untuk beroperasi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat . Seperti yang diungkapkan oleh pemikir sosial, “Civil society allows people to see themselves as agentic citizens, independent of their participation...